Tak satupun manusia hidup dengan kesempurnaan di dunia yang fana ini. Jadi buat siapa saja di luar sana yang memiliki masa lalu suram, jangan terlalu bermuram durja.

Berjuanglah untuk bangkit dan raihlah kebahagiaan di depan yang menunggu di depan sana.

Jangan pernah berpikir kamu adalah manusia terburuk di dunia. Itu adalah kesalahan besar.

Ketahuilah pada kenyataanya, tidak ada manusia lahir dengan nasib buruk, yang ada hanya seorang yang belum bisa menyadari kesalahan-kesalahan yang diperbuat.

Bila kamu tengah merasakan hal yang demikian, maka bangkitlah lalu bersyukurlah, sebab kamu sudah menyadarinya.

Ya, bukan cuma kamu yang merasakan hal seperti itu. Masih banyak orang-orang di luar sana merasakan yang sama.

Tugasmu sekarang adalah bangkit dari keterpurukanmu itu.

Tersenyumlah dengan lebar dan jemput kebahagiaan yang menunggu di depan sana.

Biarlah masa lalumu berlalu dengan suramnya sendiri, yang perlu dilakukan adalah memastikan masa depanmu tak sama suramnya.

Bangunlah rasa semangat dalam dada dan percaya dirilah. Terus gali kembali potensi yang ada pada dirimu. Buat masa depanmu terang benderang.

Ketahuilah, tak ada kata terlambat, selagi Tuhan masih memberimu kesempatan hidup yang hanya sementara ini.

Tugasmu menjadikan masa lalu sebagai guru berharga untuk menuju masa depan yang lebih indah.

Sebab setiap orang berhak punya kesempatan kedua untuk berubah menjadi lebih baik bukan?

Jangan! Jangan terus menerus menyalahkan diri sendiri atas apa yang sudah terjadi di masa lalu.

Semua yang terjadi di dunia itu sudah tertulis oleh-Nya agar kita bisa belajar dari itu semua.

Jika masa lalu kehidupan kita penuh dengan catatan kelam dan kisah kegetiran hidup, maka jadikan itu sebagai pemacu semangat untuk kehidupan kita di masa mendatang.

Mulailah belajarlah dari kesalahan-kesalahan di masa lampau.

Masa lampau bukanlah untuk disesali.

Juga bukan untuk diratapi.

Tapi untuk diperbaik dan lalu jalani kembali.

Menyesalai apa yang sudah terjadi bukanlah solusi. Jangan pernah menangisi apa yang sudah tiada. Bangkitlah dan bina kembali apa yang telah pergi.

Jikalau kamu sudah berjalan jauh ke depan, maka sesekali tiada salahnya menoleh kembali ke belakang barang sejenak, untuk memastikan bahwa kamu sudah benar-benar mantap untuk memperbaiki semuanya dan tidak akan mengulang kesalahan yang sama di masa mendatang.

Kita tahu semua orang punya kisah pilu di masa silam masing-masing. Tapi, yakinlah akan ada kesempatan kedua di setiap kesalahan yang disengaja maupun tidak.

Teruslah berjuang dan jemput kebahagiaanmu di masa depan.

Foto : Unsplash/Emiliano Vittoriosi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *